Loading...
You are here:  Home  >  Tanya-Jawab  >  Current Article

Bekerja sebagai PNS

By   /   August 7, 2012  /   No Comments

PNSNama: abu naqib
Domisili: serang-banten

Pesan: assalamualaikum…
pak ustadz, bagimana hukum bekerja sebagai pns atau anggota dpr? gajinyakan dari apbd/apbn,sedangkan apbn/apbd dari pajak judi, minuman keras, prostitusi juga ada,jazakallaahu khairan katsiero.

Jawab:

Boleh-boleh saja bekerja sebagai PNS atau lainnya, karena upah/gaji yang anda dapatkan berasal dari hasil keringat anda. Sementara sebuah negara seperti Indonesia ini (yang mayoritasnya beragama Islam) sudah sepantasnya membuat peraturan yang baik dan tidak melanggar syari’at Islam. Adapun apabila terdapat pelanggaran, maka itu bukan salah anda melainkan kesalahan si pembuat peraturan, dalam hal ini para petinggi-petinggi negara yang berwenang.

Sama saja dengan seorang koruptor yang menyumbangkan uang haramnya ke sebuah kotak infaq di masjid dan uang itu dipergunakan untuk membayar upah marbot, membayar tagihan listrik dan airnya, membantu faqir miskin, dan membantu anak yatim. Masjidnya sendiri merupakan lembaga yang sesuai syari’at. Uang si koruptor dan uang penyumbang lainnya telah bercampur untuk pengeluaran2 diatas.

Namun, menjadi PNS berbeda dengan seseorang yang bekerja di bar atau diskotik, yang walaupun gaji/upahnya diperoleh dari hasil keringatnya, namun bisnis yang dijalankan memang benar-benar haram.

Kami sarankan anda sebagai PNS untuk menghindari uang-uang haram dan syubhat. Jadi, anda harus benar2 extra hati-hati.

wAllahu a’lam bishshawwab

    Print       Email

About the author

General Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You might also like...

Rukun Shalat

Jama’ – Qashar

Read More →