Loading...
You are here:  Home  >  Kajian  >  Kajian Umum  >  Current Article

Keutamaan Shalat dan Peringatan bagi yang meninggalkan Shalat

By   /   July 26, 2012  /   2 Comments

ShalatKeutamaan Shalat

Shalat adalah ibadah yang utama dan berpahala sangat besar. Banyak hadits-hadits yang menerangkan hal itu, akan tetapi dalam kesempatan ini kita cukup menyebutkan beberapa di antaranya sebagai berikut:

1. Ketika Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang amal yang paling utama, beliau menjawab:

“Shalat pada waktunya”. (Muttafaq ‘alaih)

2. Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam :

Bagaimana pendapat kamu sekalian, seandainya di depan pintu masuk rumah salah seorang di antara kamu ada sebuah sungai, kemudian ia mandi di sungai itu lima kali dalam sehari, apakah masih ada kotoran yang melekat di badannya?” Para sahabat menjawab: “Tidak akan tersisa sedikit pun kotoran di badannya.” Bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam: “Maka begitu pulalah perumpamaan shalat lima kali sehari semalam, dengan shalat itu Allah akan menghapus semua dosa.” (Muttafaq ‘alaih)

3. Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam :

“Tidak ada seorang muslim pun yang ketika shalat fardhu telah tiba kemudian dia berwudhu’ dengan baik dan memperbagus kekhusyu’annya (dalam shalat) serta ru-ku’nya, terkecuali hal itu merupakan penghapus dosanya yang telah lalu selama dia tidak melakukan dosa besar, dan hal itu berlaku sepanjang tahun itu.” (HR. Muslim)

4. Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam:

“Pokok segala perkara itu adalah Al-Islam dan tonggak Islam itu adalah shalat, dan puncak Islam itu adalah jihad di jalan Allah.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan lainnya, hadits shahih)

Peringatan bagi orang yang meninggalkan Shalat

Ada beberapa ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam yang merupakan peringatan bagi orang yang meninggal-kan shalat dan mengakhirkannya dari waktu yang semes-tinya, di antaranya:

1. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang buruk) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturut-kan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kerugian.” (Maryam: 59)

2. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Celakalah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dalam shalatnya.” (Al-Ma’un: 4-5)

3. Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam:

“(Yang menghilangkan pembatas) antara seorang muslim dengan kemusyrikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim)

4. Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam:

“Perjanjian antara kita dengan mereka (orang munafik) adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah kafir.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan An-Nasai, hadits shahih)

5. Pada suatu hari, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam berbicara tentang shalat, sabda beliau:

“Barangsiapa menjaga shalatnya maka shalat tersebut akan menjadi cahaya, bukti dan keselamatan baginya pada hari Kiamat nanti. Dan barangsiapa tidak men-jaga shalatnya, maka dia tidak akan memiliki cahaya, tidak pula bukti serta tidak akan selamat. Kemudian pada hari Kiamat nanti dia akan (dikumpulkan) ber-sama-sama dengan Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay Ibnu Khalaf.” (HR. Ahmad, At-Thabrani dan Ibnu Hibban, hadits shahih)

    Print       Email
  • Published: 2 years ago on July 26, 2012
  • By:
  • Last Modified: July 25, 2012 @ 10:43 pm
  • Filed Under: Kajian Umum
  • Tagged With:

About the author

General Editor

2 Comments

  1. ane setuju gan…!
    sesungguh nya shalat itu tihang nya agama…! barang siapa yang meninggalkan nya berarti dia telah meruntuhkan agama nya.

  2. mrezky says:

    artikel nya bagus ..
    izin copas beberapa dalil ya akh .

    wassalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You might also like...

card5

Minal Aidin wal faizin

Read More →