| Pengantar Ilmu Musthalah Hadits (bagian 4) |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Senin, 30 November 2009 21:35 |
|
SIFAT-SIFAT RAWI MENYAMPAIKAN HADITS
‘Adl, artinya adil. Maksudnya seorang Muslim yang baligh, berakal, tidak mengerjakan dosa-dosa besar dan terhindar dari hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan dirinya. - Seseorang yang memelihara sebuah kitab semenjak dia mendengar apa yang tertulis dalam kitab tersebut dan kemudian dia tulis untuk kemudian disampaikan kepada orang lain. Syu-dzudz, artinya keganjilan atau kelainan atau cacat. Kalau tunggal disebut Syadz. Yang dimaksud syudzudz dalam ilmu hadits adalah sanad atau matan yang diriwayatkan oleh orang kepercayaan namun isinya menyalahi riwayat orang yang lebih terpercaya dari dirinya. Atau dapat juga dikatakan bahwa riwayatnya itu menyalahi riwayat beberapa orang kepercayaan yang lain dan dengan tambahan atau pengurangan.
Illat qadihat. Illat artinya penyakit atau sebab. Qadihat artinya yang tercela. Maksudnya adalah hadits yang semestinya terputus sanadnya tapi pada zhahirnya terlihat bersambung. Atau dapat juga dikatakan hadits yang semestinya Cuma kata-kata sahabat, namun pada zhahirnya terlihat seperti ucapan Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam. Dan lain-lain hadits yang terbalik atau berubah dari semestinya.
DERAJAT HADITS-HADITS
Hadits-hadits dan Riwayat-riwayat yang tercatat dalam kitab hadits dan sebagainya dapat dibagi menjadi tiga (3) derajatnya, yaitu : Shahih Setelah ini akan kita kupas satu persatu mebgenai derajat-derajat hadits ini dengan beberapa bagian dan cabangnya. Setelah itu akan kita bahas juga bagian dan cabang yang bercampur, yakni yang berderajat : Shahih dan Hasan saja |




