|
Nama: nom gebab Domisili: bumi allah Pesan: assalammualaikum wr wb, apakah ahli kitab sekarang sama dengan ahli kitab pada saat kitab suci mereka masih belum diutak-atik? wassalamm
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Jawab : Ahli kitab pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sama saja dengan ahli kitab saat ini. Ketika Al-Quran diturunkan, kitab-kitab kaum Yahudi dan Nasrani sudah dirubah oleh ummatnya dan Allahpun telah me-mansukh-kan kitab-kitab suci mereka dan menggantinya dengan Al-Quran. Perhatikan ayat berikut : “…………………………Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara “ (An-Nisaa : 171) . “Maka kecelakaan yAng besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan” (Al-Baqarah : 79)
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ayat ini (Al-Baqarah : 79) turun tentang ahli kitab yang memalsukan Taurat. (Diriwayatkan oleh an-Nasa'i yang bersumber dari Ibnu Abbas.)
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa turunnya ayat ini (Al-Baqarah : 79) tentang padri-padri bangsa Yahudi yang mendapatkan sifat-sifat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tertulis dalam Kitab Taurat yang berbunyi: Matanya seperti yang selalu memakai cela, tingginya sedang, rambutnya kriting, mukanya cantik." Akan tetapi mereka hapus (kalimat tersebut dari Taurat) karena dengki dan benci serta menggantinya dengan kalimat: "Badannya tinggi, matanya biru, rambutnya lurus." (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas.)
Dari Ayat-ayat serta riwayat diatas jelas, bahwa ketika Al-Quran turun, yakni ketika zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Yahudi dan Nasrani yang ada pada saat itu adalah sama dengan Yahudi dan Nasrani yang ada saat ini. Nasrani saat itu sudah menuhankan Yesus (Trinitas), yang berarti mereka sudah merubah kitabnya. Demikian pula kaum Yahudinya. wAllahu a’lam bi shawwab.
|
Komentar